RSS

Lost in Pacitan

17 Dec

Hai saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Dalam artikel ini kami membahas kisah weekend kami. Wis lah, ojo basa basi wae! Gek ndang dimulai.

Tanggal 6 November kemarin, kan sekolah kami libur, well setelah kami ke sekolah sebentar kami memutuskan  untuk main. Namun kami bingung untuk menentukan kemana kami berkelana. (Sigh)

Pasca perdebatan selesai, kami pun memutuskan untuk ke Pacitan lewat kota Reog Ponorogo. Dan yang namanya rider kolpak (Ilham) mengutus Ari dan Sahay untuk melakukan Packing selama 10 menit termasuk makan, pake safety gear, dll. Setelah semua siap, kami pun berangkat.

 

Baru keluar Madiun aja, ada hal yang sebenarnya kami nantikan untuk dihindari. Tidak lain tidak bukan it’s CEGATAN. Mungkin bagi teman-teman biker lain, kalo ada operasi sih biasa aja ya? Tapi beda cerita dengan kami, jenenge wae bocah sik sekolah. Mosok wis nduwe SIM? (namanya aja anak sekolah. Masa sudah punya SIM?)  Jadi, kami cari aja jalan lain aja. Setelah melewati P.O. a.k.a. Ponorogo, kami lewat jalan Kabupaten nan indah dan amat berliku.

Welcome to Pacitan!

Setelah berfoto, kami pun, melanjutkan perjalanan dengan kecepatan 70kpj karena jalan masih banyak yang diperbaiki dan berpasir. Dalam perjalanan, kami sadar bahwa kami sedang diikuti oleh seekor jupie z. Namun, ya namanya independent biker, kami pun langsung menyesuaikan diri dengan si Jupie. Setelah kurang lebih 2 jam perjalanan+istirahat, akhirnya kami sampai juga di Kota Pacitan. Dan di sanalah kami berpisah dengan Jupie tersebut. Ini foto yang diambil saat berada di perbatasan Kota Pacitan. Please Check!

Yang membuat saya tertawa adalah, munculnya sebuah pertanyaan dari Manusia penuh ulah. It’s Ari! Pertanyaannya sederhana, namun sangat membuat orang seakan kehilangan semangat. Yaitu, “le, awak dhewe nyapo neng kene?” (Bro, kita disini mau ngapain?)

Tanpa basa basi, kami pun langsung cabut ke Pantai tanpa menghiraukan Ari😀

Setelah kesasar kesana kemari, akhirnya kami menemukan pantai yang bernama “Teleng Ria”. Kami disana sangat lega, karena bisa membayangkan indahnya pantai, deburan ombak, dan angin pantai yang “silir”. Namun langkah kami terhenti sejenak, karena kami malas untuk membayar restribusi masuk (BYUH!!).

lanjut di part 2…. ..

 
2 Comments

Posted by on December 17, 2011 in Uncategorized

 

Tags:

2 responses to “Lost in Pacitan

  1. si Oom!

    December 17, 2011 at 10:49 pm

    napa ga buat SIM oom!?

     
    • M.I.B

      December 18, 2011 at 7:38 am

      belum cukup umur masbro..
      InsyaAllah tahun depan baru dapet SIM.. So, main kemana-kemana gak perlu khawatir ada razia lagi…:mrgreen:

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: